Cara Bangun Surga di Rumah

Sahabat, semua orang pastilah ingin memiliki rumah di dunia ini. Baik ukuran kecil maupun besar, sempit maupun luas. Ketika telah memiliki rumah, rasanya seperti telah memiliki tempat berlindung, tempat berkumpul dengan keluarga, tempat untuk kembali pulang.

Demikian juga, tentu saja setiap muslim berharap memiliki rumah di akhirat kelak. Tahukah bahwa untuk membangun rumah di surga ada banyak cara yang dijanjikan Allah dan RasulNya? Beberapa amalan berikut ini telah Allah janjikan akan mendapat rumah di surga kelak.

 

1. Membangun masjid

Pembangunan Masjid Al-Madinah, Zona Madina, di Parung Bogor.

Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga,” (HR. Bukhari, no. 450; Muslim, no. 533)

Tentu saja tidak setiap kita memiliki harta berlimpah, atau tanah yang luas untuk diwakafkan agar dibangun masjid. Tetapi tak perlu khawatir karena sekalipun kita hanya ‘menyumbang‘ sebesar sarang burung untuk pembangunan masjid, Allah tetap akan mengganjarnya dengan pembangunan rumah di surga.

Barang siapa membangun masjid karena Allah (meskipun hanya) sebesar sarang burung atau yang lebih kecil darinya. Niscaya alloh akan membangunkan untuknya rumah di surga,” (HR Ibnu Majah (I/244 No. 738) Al-Baihaqi, Al Bazzar dan Ibnu Hibban).

Imam Al-Bushairi dalam Misbaahuzzujaj (I/94) berkata: “Sanad hadits ini shahih”. Syaikh Al Albani juga menshahihkan hadits ini dalam shahiiihul jaami’ (6128)

 

2. Shalat Dhuha

Ilustrasi Gambar dari Pixabay

Siapa sangka shalat Dhuha rutin setiap paginya bisa ‘mencicil’ rumah di surga kelak?

Siapa yang shalat Dhuha empat raka’at dan shalat sebelum Zhuhur empat raka’at, maka dibangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Awsath. Dalam Ash-Shahihah no. 2349 disebutkan oleh Syaikh Al-Albani bahwa hadits ini hasan)

 

3. Meninggalkan debat, meninggalkan kebohongan sekalipun bercanda, akhlak yang baik

Gambar Ilustrasi dari Pixabay

Bukanlah hal yang mudah menahan diri dari perdebatan, apalagi jika kita memiliki alasan kuat dan berbagai argumen untuk memenangkan panggung debat tersebut.

Demikian juga menahan diri dari berbohong sekalipun sedang bercanda dan senantiasa menjaga akhlak yang luhur, in syaa Allah kesemua amalan ini telah dijamin Allah mendapat rumah di surga.

Aku memberikan jaminan rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia orang yang benar. Aku memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan walaupun dalam bentuk candaan. Aku memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya.” (HR. Abu Daud, no. 4800. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

 

4. Mengerjakan shalat sunah Rawatib sehari semalam

Ilustrasi Gambar Sholat dari Pixabay

Ada banyak shalat sunah Rawatib yang mengiringi shalat 5 waktu yang wajib, jika ada seseorang yang dengan rutin mengerjakan shalat sunah rawatib tersebut dengan ikhlas, maka Allah membangunkan sebuah rumah di surga untuknya.

Mengerjakan shalat sunnah dalam sehari-semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim, no. 728)

Barangsiapa merutinkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari, maka Allah akan membangunkan bagi dia sebuah rumah di surga. Dua belas raka’at tersebut adalah empat raka’at sebelum  zhuhur, dua raka’at sesudah zhuhur, dua raka’at sesudah maghrib, dua raka’at sesudah ‘Isya, dan dua raka’at sebelum shubuh.” (HR. Tirmidzi, no. 414; Ibnu Majah, no. 1140; An-Nasa’i, no. 1795. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

 

5. Bersabar karena kematian anak

Gambar Ilustrasi dari Unsplash

Ketika seseorang bersabar atas kematian anaknya di dunia, maka Allah pun menyiapkan rumah di surga yang bernama Baitul Hamdi.

Apabila anak seorang hamba meninggal dunia, Allah berfirman kepada malaikat-Nya,Kalian telah mencabut nyawa anak hamba-Ku?” Mereka berkata, “Benar.” Allah berfirman, “Kalian telah mencabut nyawa buah hatinya?” Mereka menjawab, “Benar.” Allah berfirman, “Apa yang diucapkan oleh hamba-Ku saat itu?” Mereka berkata, “Ia memujimu dan mengucapkan istirja’ (innaa lilaahi wa innaa ilaihi raaji’uun).” Allah berfirman, “Bangunkan untuk hamba-Ku di surga, dan namai ia dengan nama baitul hamdi (rumah pujian).

(HR. Tirmidzi, no. 1021; Ahmad, 4: 415. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 

6. Menutupi celah dalam shaf shalat

Gambar Ilustrasi dari Pixabay

Jangan sepelekan amalan yang tampak remeh, yakni menutup celah dalam shaf shalat. Karena sesungguhnya Allah membangunkan rumah di surga untuk orang-orang yang tidak mengabaikan amalan tersebut.

Barang siapa yang menutupi suatu celah (dalam shaf), niscaya Allah akan mengangkat derajatnya karena hal tersebut dan akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di dalam surga.

(HR. Al-Muhamili dalam Al-Amali, 2: 36. Disebutkan dalam Ash-Shahihah, no. 1892)

 

7. Orang yang masuk Islam, berhijrah, beriman, berjihad dan membenarkan para Rasul

Ilustrasi Gambar dari Pixabay

Aku menjamin orang yang beriman kepadaku, masuk islam dan berhijrah dengan sebuah rumah di pinggir surga, di tengah surga, dan surga yang paling tinggi. Aku menjamin orang yang beriman kepadaku, masuk islam dan berjihad dengan rumah di pinggir surga, di tengah surga dan di surga yang paling tinggi. Barangsiapa yang melakukan itu, maka ia tidak membiarkan satu pun kebaikan, dan ia lari dari setiap keburukan, ia pun akan meninggal, di mana saja Allah kehendaki untuk meninggal.

(HR. An-Nasa’i, no. 3135. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Sesungguhnya penduduk surga melihat lihat pemilik kamar di atas mereka sebagai mana bintang bintang gemerlapan di langit dari timur atau barat karena perbedaan tingkat di antara mereka. Mereka bertanya, wahai Rasulullah, itu rumah-rumah Nabi yang tidak akan bisa mencapainya selain mereka? Rasulullah menjawab, “Tidak, demi Allah yang jiwaku ada di tangannya (dapat dicapai) oleh orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan para Rasul.” (HR. Bukhari dan muslim)

 

8. Beramal shaleh

Gambar Ilustrasi

Orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh sudah pasti Allah bangunkan rumah dengan kamar-kamar di dalam surga untuk mereka.

Sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anakmu yang mendekatkan kamu kepada kami sedikitpun, tetapi orang orang yang beriman dan mengerjakan amal amal shahih, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan, dan mereka aman sentosa di kamar kamar (dalam surga)”. (QS. Saba’ : 37)

Sahabat, berapa rumah yang sudah kita investasikan untuk masa depan kelak? Semoga kita menjadi orang-orang beruntung yang Allah beri tempat tinggal di surgaNya kelak. Aamiin. (SH)

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *