Dik Doank: Siapa Trashic ini?

Penampilan Trashic pada Tarhib Ramadhan 1439 H Dompet Dhuafa di kawasan Car Free Day Sudirman, Jakarta (9/5). (Foto: Tabung Wakaf/ Mutia Rabbani Hanifah)

TABUNG WAKAF – Dik Doank bertanya, siapa Trashic yang menabuh perabot semarakan acara Tarhib Ramadhan 1439 H Dompet Dhuafa di Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta (6/4).

Sebentar jangan main dulu. Pak Imam, sebenarnya mereka ini siapa?,” tanya Dik Doank saat Trashic sedang mengatur jajaran botol beling yang berfungsi sebagai bellyra/ marching bells.

Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, drg. Imam Rulyawan, MARS yang ada di sebelah Dik Doank langsung berikan jawaban dengan pengeras suara.

Mereka adalah anak-anak cerdas dari pelosok Indonesia. Mereka diundang oleh Dompet Dhuafa untuk dibina dengan dana masyarakat di boarding scholl Sekolah SMART Ekselensia, Parung, Bogor,” kata drg. Imam dengan semangat.

Baca juga:

“Warung Berkah” di Pemukiman Pemulung, Nasi Padang Dijual Rp5.000

Seminar Ippho Santosa, Geliatkan Wakaf Khadijah Learning Center

Dik Doank yang didaulat ramaikan Tarhib Ramadhan 1439 H Dompet Dhuafa nampak belum puas. Pembawa acara kenamaan dengan kacamata bundarnya itu menimpal, “Syaratnya?,” katanya dengan sigap.

Dirut Dompet Dhuafa berkacamata agak gelap itu segera menjawab dengan gaya per poin. Tiga poin pertama dijawab dengan sahut sahutan bersama Dik Doank yang dikte urutan angka.

Yang pertama, Kaum Dhuafa. Kedua, Cerdas. Ketiga, siap digojlok (selama) lima tahun untuk jadi pemuda yang hebat,” ujar Dokter Gigi itu dengan berapi-api.

Dik Doank memperpanjang poin. Ia mengatakan “Yang keempat,” sebagai tanda pinta kepada drg. Imam untuk terus melanjutkan.

Yang keempat, siap kontribusikan zakatnya kalau sudah tajir. Yang kelima, jangan lupa berwakaf. Apa yang ada diwakafkan,” tegas drg. Imam menimpali Dik Doank.

Nampaknya Dik Doank belum puas. Dilanjutkannya dengan seruan “Yang keenam,“. Yang ada di sekitar mulai tertawa karena poin menggelembung sesuka hati pemandu acara.

Tapi, bukan drg. Imam Rulyawan jika tidak bisa spontan. Ia menjawab, “Keenam, jangan lupa sambut bulan ramadhan dengan penuh berkah dan senyuman terindah. Yang ketujuh, jangan lupa ingat ayah dan ibu yang di kampung. Liburan bulan Syawal nanti sungkem kepada orang tua,” jawabnya disambut riuhan tepuk tangan.

Tarhib Ramadhan 1439 H Dompet Dhuafa memang selalu dimeriahkan oleh Trashic. Kelompok ala drum band ini seluruh personilnya dari siswa Sekolah SMART Ekselensia yang berbasis wakaf. Uniknya, Trashic memanfaatkan perabot panci hingga drum plastik dan botol beling.

Lebih dari 300 amilin dan amilat Dompet Dhuafa beserta masyarakat yang hadir di CFD Sudirman turut meriahkan kegiatan tiap jelang ramadhan ini. Mulai dari Tarhib, Trashic, Rampak Bedug, Tausyiah, dan Permainan mulai dari lempar bola, lempar panah, serta ular tangga menjadi pemikat dan pelengkap acara. (Tabung Wakaf/ Mutia Rabbani Hanifah)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook

Instagram