Rugi karena Berbagi?

Foto: Unsplash

Saya ibarat lilin yang habis terbakar untuk menerangi sekitar, gara-gara berbagi… Saya malah jadi gak punya apa-apa,

Sahabat pernah merasa Rugi karena Berbagi? Untuk siapapun yang merasa rugi karena telah berbagi, sebelum merutuki berbagi yang dilakukan, ada baiknya melakukan introspeksi terlebih dahulu:

 

1. Sudahkah menunaikan hak diri dan keluarga terdekat terlebih dahulu sebelum berbagi pada orang lain?

Jangan-jangan Anda salah prioritas dalam berbagi. Padahal keluarga inti saja masih kesulitan dan serba kekurangan, tapi malah mengutamakan berbagi untuk orang lain.

Sedekah yang terbaik adalah yang dikeluarkan selebih keperluan, dan mulailah dari orang yang kamu tanggung,” (HR. Bukhari)

Ingatlah bahwa Rasulullah SAW saja selalu berusaha menyiapkan persediaan makanan untuk keluarganya. Kalaupun beliau dan keluarganya mendermakan jatah mereka untuk orang lain, semata-mata karena kasih sayang mereka pada umat.

Jika kita meniru kemurah hati Rasulullah SAW, jangan sekadar apa yang terlihat di permukaan saja, tapi tirulah hingga ke niat beliau, tak ada sedikit pun perasaan ‘terbakar demi menerangi sekitar’, tak ada perasaan telah dirugikan karena berbagi.

 

3. Sadari bahwa balasan berbagi PASTI berbalik pada diri kita

Banyak yang merasa rugi berbagi karena merasa tidak menerima balasan berupa uang dan harta berlipat-lipat ganda sebagaimana testimoni banyak orang lainnya.

Tak perlu merasa rugi, jangan-jangan badanmu dan keluarga selalu sehat wal afiat disebabkan kedahsyatan efek berbagi. Jangan-jangan banyak urusan sulit menjadi mudah dikerjakan karena Anda rajin berbagi.

“(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui,” (QS. Luqman: 16).

 

3. Rugi karena kurang banyak memberi

Seseorang yang hanya membeli sedikit padahal sedang diskon besar-besaran tentu saja akan merasa rugi. Demikian juga seseorang yang berbagi sedikit padahal pahala dan ganjaran yang bisa diperoleh amat berlimpah, wajar saja jika merasa rugi.

Semoga perasaan rugi seperti inilah yang kita alami. Sehingga alih-alih berhenti berbagi, kita justru berniat untuk berbagi lebih banyak dan lebih optimal lagi. Wallaahualam. (SH)

 

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook

Instagram