Unik, Kebun Ini Jadi Satu-Satunya Aset Wakaf Produktif Berjangka di Dompet Dhuafa

Kebun Jabon Nyalindung Sukabumi (Foto: Buklet Tabung Wakaf)

Tabung Wakaf – Lahan Kebun Jabon (Jati Kebon) yang sudah tumbuh selama 3 tahun di Sukabumi saat ini masih menjadi aset wakaf produktif berjangka satu-satunya di Dompet Dhuafa (3/6).

Defri Ariandi, selaku tim manajemen aset Wakaf Dompet Dhuafa membenarkan Lahan Jabon itu kini menjadi satu-satunya lahan wakaf produktif berjangka.

“Pemilik lahan, Pak Syamsul Hadi masih menginginkan lahannya berstatus wakaf berjangka. Tapi Pak Syamsul tidak saklek soal masa berjangka itu,” kata Defri di ruang Direktorat Wakaf (2/6).

Lahan yang diWakafkan Syamsul Hadi pada 29 Maret 2011 tersebut memiliki luas 7.800 m2. Kebun yang bertempat di Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, itu ditanami 3.000 pohon Jabon.

Kini butuh waktu dua tahun lagi untuk panen pohon Jabon. Menurut Defri, butuh 5 tahun untuk panen. Jika dihitung sejak penanaman tahun 2014 silam, maka hanya menunggu satu atau dua tahun lagi.

Bicara mengenai keproduktifan pohon yang menjadi bahan dasar pembuatan kertas dan mebel tersebut. Defri memperkirakan laba bersih yang diperuntukan bagi mauquf alaih.

“Untuk harga satu pohon per-batang itu bisa mencapai 500 ribu. Kita hitung saja 3.000 pohon berhasil panen semua. Hasil yang didapat bisa 1,5 Miliar,” ujar Defri.

Ia melanjutkan, harga 500 ribu per batang bisa berubah-ubah. Bisa saja satu atau dua tahun ke depan harganya naik atau turun. (Mutia Rabbani Hanifah)