Skip to content

Ikrar Wakaf Gerai Sehat dan Asrama Tahfidz “Annisa” Bantul Kukuhkan Kebaikan Wakaf

Foto Bersama Antara Wakif Dan Perwakilan Dompet Dhuafa Di Depan Tanah Dan Bangunan Wakaf

Bantul– Pasangan suami istri, Tri Hastuti SKM dan Sabar, menorehkan insipirasi dan semangat berbagi melalui wakaf produktif. Keduanya resmi mewakafkan rumah mereka yang berlokasi di Perum Gunung Sempu, Kasihan, Bantul, untuk dijadikan Gerai Sehat dan Asrama Tahfidz “Anisa”. Ikrar wakaf ini disahkan secara resmi di KUA Kapanewon Kasihan pada Senin (30/12/2025). 

Agenda yang dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya wakif Tri Hastuti dan Sabar,  Ahmad Juwaini Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika sebagai perwakilan nadzhir, Kepala KUA Kasihan Bapak H. Samanto, serta dihadiri saksi Budi Azhari dan Irvan Ramdani ini turut menegaskan pentingnya keabsahan dan pengakuan terhadap aset wakaf yang akan dikelola. Ikrar wakaf ini memiliki makna yang dalam, tidak hanya sebagai bentuk pengesahan pelaksanaan wakaf, tetapi juga sebagai langkah untuk memenuhi amanah yang diemban oleh wakif untuk berkontribusi kepada masyarakat melalui wakaf yang telah diatur dalam UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Proses Ikrar Penyerahan Tanah Dan Bangunan Wakaf Disaksikan Oleh Pihak Kua Bantul
Proses ikrar penyerahan tanah dan bangunan wakaf disaksikan oleh pihak KUA Bantul
Proses Penandatangan Dokumen Wakaf Tanah Dan Bangunan Dari Wakif Dan Dompet Dhuafa Disaksikan Oleh Pihak Kua Bantul
Proses penandatangan dokumen wakaf tanah dan bangunan disaksikan oleh pihak KUA Bantul

Gerai Sehat yang dibangun di atas tanah wakaf ini akan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Sementara itu, Asrama Tahfidz “Anisa” akan menjadi tempat bagi para santri putri untuk memperdalam ilmu agama dan menghafal Al-Qur’an. Serta untuk mempersiapkan generasi muslimah  yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga kuat dalam iman. Bukan tanpa alasan, penamaan Asrama Tahfidz “Anisa” ini ambil dari nama almarhumah  putri wakif  yang sudah meninggal saat mengandung 8 bulan dalam penugasan sebagai dokter, yang dapat terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi banyak orang, sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Kedua program ini telah aktif sejak bulan Ramadan 1445 H yang lalu, yang menandakan bahwa pengelolaan aset wakaf ini tidak hanya sekedar rencana, tetapi telah dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Diharapkan, wakaf yang dilakukan oleh pasangan Tri dan Sabar ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut serta dalam kegiatan sosial melalui wakaf. Dengan semakin banyaknya aset wakaf yang produktif, maka akan semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

Secercah Cahaya Untuk Muslim Kroasia Dengan Pembangunan Islamic Center Ojisek

Secercah Cahaya Kecil Bagi Muslim Kroasia

Di tepi sungai Drava, di sebuah kota bernama Osijek, sejarah Islam berhembus pelan seperti angin yang kembali mencari arah. Di sini, delapan abad lalu, tercatat dalam dokumen Raja Emerik nama…
Cara Gen Z Membangun Peradaban Islami Dengan Wakaf Melalui Sentuhan Jari

Membangun Peradaban Islami ala Gen Z Melalui Sentuhan Jari

Di era digital saat ini, kemajuan teknologi telah mengubah hampir segala lini kehidupan manusia, termasuk filantropi Islam khususnya wakaf. Transformasi digital dalam penghimpunan dan pengelolaan wakaf adalah keniscayaan. Jika tidak,…