Bukti Cinta pada Allah SWT

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

“Dan orang-orang yang beriman itu sangat mencintai Allah” (Q.S. Al-Baqarah:165)

Sahabat, cinta bukanlah sesuatu yang tunai hanya dengan perkataan lisan semata, cinta justru lebih terlihat dari perbuatan yang kita lakukan.

Siapakah yang berani menyatakan cinta pada Allah? Coba tengoklah apakah beberapa bukti berikut ini ada pada tingkah laku kita sehari-hari:

  1. Merasakan nikmat berduaan dengan Allah

Sudahkah kita merasakan lezatnya berkhalwat/ menyepi dengan Allah saja? Ataukah kita baru bisa menikmati ibadah saat banyak mata yang menyoroti dengan pandangan kagum atas keshalehan kita?

Baca Juga: Masjid SSC, Sarana Ibadah Sekolah Bermagnet Sosial Dakwah

Orang yang jatuh cinta, sudah pasti selalu berharap-harap mendapat kesempatan untuk berduaan saja. Demikian pula cinta pada Allah.

Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S. As-Sajdah 16)

  1. Bergetar setiap mendengar dan menyebut asma Allah

Pernahkah jatuh cinta pada seorang gadis/ pemuda? Bukankah ketika nama gadis/pemuda itu disebutkan, hati kita merasa canggung dan berdebar dag-dig-dug tak karuan?

Maka demikian pulalah para pecinta Allah, tiap mendengar namaNya disebutkan, akan bergetarlah hati mereka dikarenakan cinta yang mendalam. Sudahkah kita merasakan getaran itu?

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.”(Q.S. Al Anfal 8: 2-3)

  1. Mengikuti sunah Rasulullah

Adalah pendusta seseorang yang mengaku cinta, namun tidak menyukai apa yang dicintai oleh kekasihnya tersebut.

Lihatlah kelakuan para fans yang mengidolakan penyanyi atau artis favoritnya, apapun yang disukai oleh idolanya, akan mereka beli atau jika itu suatu perbuatan maka para fans akan turut lakukan! Begitulah bukti cinta.

Sahabat, sesungguhnya Allah amat mencintai RasulNya, Muhammad shalallaahu alaihi wassalam, maka para pecinta Allah sudahlah pasti akan turut mencintai Rasulullah dan mengikuti segala sunahnya:

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Ali Imran 3: 31)

Berkata Sahl bin Abdullah, “Tanda cinta kepada Allah yaitu mencintai al-Qur’an, tanda cinta kepada al-Qur’an adalah dengan mencintai Nabi.

Sedang tanda cinta kepada Nabi dengan menghidupkan sunnah. Tanda cinta kepada Allah, al-Qur’an, Nabi dan sunnah yaitu mencintai akhirat.

Selanjutnya, tanda orang itu mencintai akhirat bisa terlihat ketika ia “membenci” dunia dengan hanya mengambil sedikit darinya sebatas perbekalan dalam menempuh perjalanan kembali ke kampung akhirat.”

(Imam al-Qurthubi, Tafsir al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an)

  1. Menafkahkan harta di jalan Allah

Coba lihatlah kembali ayat-ayat Quran yang tercantum di poin 1 dan 2 di atas, semuanya selalu menyandingkan bukti cinta dan iman pada Allah dengan menafkahkan harta di jalanNya:

Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S. As-Sajdah 16)

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.”(Q.S. Al Anfal 8: 2-3)

Oleh karena itu, salah satu bukti nyata cinta pada Allah selanjutnya adalah menafkahkan sebagian rezeki yang Allah beri untuk orang lain yang memerlukan.

Baca Juga: Berbisnis dengan Allah Melalui Wakaf

Ketika kita mengaku cinta Allah, selalu betah membaca ayatNya, demen lakukan shalat malam untuk berkhalwat denganNya, menjalankan berbagai sunah RasulNya, namun masih enggan dan berpikir ribuan kali untuk menginfakkan sebagian rezeki yang kita miliki, o-ow… Mungkin sebenarnya kita belum sungguh-sungguh cinta padaNya. Karena seseorang yang cinta Allah, takkan ragu menyerahkan harta dan jiwanya di jalan Allah. Wallaahualam.

Sahabat, semoga Allah mampukan kita untuk merasakan lezatnya iman dan cinta padaNya, karena sesungguhnya itulah keberuntungan terbesar. (SH)

Wakaf Sekarang