Inilah Penyebab Azab di Dunia

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

azab di duniaDan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (Q.S. Al-Anfal: 25)

Sahabat, sesungguhnya Allah tidak hanya menurunkan azab pada orang kafir atau orang zalim saja, ada beberapa penyebab turunnya azab dikarenakan dosa yang kita lakukan.

Sekalipun kita telah bersedekah atau berwakaf untuk menolak bala, azab bisa tetap menimpa jika kita membiarkan dosa-dosa berikut ini merajalela.

Azab tersebut bisa berupa banyak hal, mulai dari bencana alam, bencana kelaparan, bencana penyakit menular, dan lain sebagainya yang begitu berat menimpa umat manusia.

Lalu, dosa apakah yang harus diwaspadai agar azab Allah tidak menimpa kita semua?

1. Dosa riba dan zina

Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah suatu kaum yang melakukan dengan terang-terangan berupa riba dan zina, melainkan halal bagi Allah untuk menimpakan azabnya kepada mereka.” (HR. Ahmad)

Sungguh mengerikan dosa riba dan zina yang dilakukan secara terang-terangan oleh pelakunya. Bukankah saat ini mulai banyak yang berani melakukan kedua dosa besar ini tanpa malu dan tanpa merasa bersalah?

Bahkan banyak video perbuatan zina yang disebarluaskan di media publik yang bisa diakses dengan mudah oleh siapapun, astaghfirullah.

“Tidaklah perbuatan zina itu tampak pada suatu kaum, dikerjakan secara terang-terangan, melainkan tampak dalam mereka penyakit ta’un dan kelaparan yang tidak pernah dijumpai oleh nenek moyang dahulu. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

2. Dosa membiarkan kezhaliman terjadi

Hadits Abu Bakar Radhiyallahu’nhu. Beliau berkata: “Sungguh, kami pernah mendengar Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya jika manusia melihat seseorang melakukan kezhaliman, kemudian mereka tidak mencegah orang itu, maka Allah akan meratakan azab kepada mereka semua. (HR Abu Dâwud, at-Tirmidzi dan dishahîhkan oleh al-Albâni)

Sahabat, mungkin kita tak pernah melakukan kezhaliman pada manusia lain, tapi ketika kita membiarkan seseorang berbuat kezhaliman padahal kita mampu mencegahnya, maka hal tersebut bisa menyebabkan meratanya azab yang Allah turunkan.

Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim dan yang dizalimi.” Kemudian ada seseorang bertanyaa tentang bagaimana cara menolong orang yang berbuat zalim? Beliau menjawab, “Kamu cegah dia dari berbuat zalim, maka sesungguhnya engkau telah menolongnya.” (HR. Bukhari)

Jelas bahwa setiap kita memiliki kewajiban untuk mencegah terjadinya kezaliman.

3. Dosa menahan zakat

Jika kita mendapatkan harta dari Allah namun kemudian kita enggan untuk membersihkan harta tersebut dengan mengeluarkan zakatnya, maka janganlah heran jika Allah menahan turunnya hujan dari langit sebagai azab yang nyata.

Dan tidaklah kaum itu menahan zakat, melainkan mereka ditahan oleh Allah turunnya hujan dari langit, andai kata tidak ada binatang ternak tentu mereka tidak akan dihujani.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

4. Azab karena perbuatan merusak alam

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (Q.S. Ar-Rum: 41)

Adakah kita membiarkan hutan ditebangi secara liar? Hutan dibuka dengan cara dibakari hingga asapnya menutupi kota-kota? Astaghfirullah, jelas saja hal ini memancing datangnya azab Allah.

Demikian juga jika kita membuang sampah sembarangan yang membuat saluran air tersumbat, tentu saja hal ini bisa menyebabkan bencana banjir ketika datangnya musim penghujan. Mengapakah kita menyalahkan Allah atas azab yang berasal dari tangan kita sendiri?

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura : 30)

5. Azab agar manusia kembali bertaubat

“Dan Sesungguhnya kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), Mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. As Sajdah : 21)

Sahabat, ada kalanya Allah menurunkan azab dengan tujuan menyadarkan kita agar kembali ke jalan yang benar dan supaya kita bertaubat dari segala dosa dan kesalahan.

Oleh sebab itu, orang-orang yang beriman justru dapat memanfaatkan azab Allah sebagai momen untuk kembali pada fitrah dan kebenaran.

Semoga Allah menjauhkan kita dari dosa-dosa yang dapat memanggil azabNya mendekat. (SH)

Info Wakaf  telp: 0217416050

Tunaikan Wakaf anda melalui:

BCA 101.000.662.6699
BNI Syariah  009.153.8995
MANDIRI  101.000.662.6699
a/n Yayasan Dompet Dhuafa

Wakaf Sekarang