Kewajiban Menjenguk Orang Sakit

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Kewajiban Menjenguk Orang Sakit, Menjenguk Orang SakitSahabat, tahukah bahwa Islam sangat perhatian perihal hak setiap muslim? Salah satu hak yang dimaksud adalah hak untuk dijenguk ketika sakit.
Seperti yang dinyatakan dalam sabda Rasulullah yang diriwayatkan dalam hadits sahih Muttafaq ‘alaih dari Abu Hurairah r.a. :
“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada lima, yaitu: Menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengantarkan jenazahnya, mendatangi undangannya, dan mendoakannya ketika bersin.”

Masih banyak di antara kita yang meremehkan hak-hak tersebut dan kadang kala hanya menggantinya dengan uang semata, padahal yang sakit bisa jadi dari kalangan orangtua, saudara kandung, atau kerabat dekat sendiri.
Hal yang membuat banyak orang enggan menjenguk antara lain karena tak punya waktu luang, tak ada yang menemani, malu jika tidak membawa sesuatu, dan seribu satu alasan lainnya yang harus kita enyahkan.
Bayangkanlah bagaimana rasanya jika kitalah yang menjadi pasien, namun dari kalangan keluarga maupun tetangga tidak ada yang menengok, bukankah amat menyakitkan?
Sahabat, tunaikanlah hak orang sakit untuk dijenguk, ternyata ada banyak manfaat dan hikmah yang terkandung dalam perintah menjenguk orang sakit, antara lain:
1. Mendapat doa dari tujuh puluh ribu malaikat bagi si penjenguk
Mendapatkan doa kebaikan dari puluhan ribu malaikat tentu amat berharga untuk hidup kita.Tak banyak amalan yang bisa menarik doa tujuh puluhan ribu malaikat ini, salah satunya dengan cara menjenguk orang yang sakit.
“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih)

2. Mempersiapkan tempat tinggal di surga bagi si penjenguk
Begitu luar biasanya ganjaran bagi para penjenguk orang yang sedang sakit, maka malaikat mendoakan mereka bahwa perjalanan yang mereka tempuh adalah perjalanan yang baik, dan bahwasanya mereka tengah mempersiapkan tempat tinggal di dalam surge.
“Barangsiapa menjenguk orang sakit maka berserulah seorang penyeru dari langit (malaikat), ‘Bagus engkau, bagus perjalananmu, dan engkau telah mempersiapkan tempat tinggal di dalam surga.” (HR. Ibnu Majah)

3. Bagi si pasien, dijenguk oleh orang lain akan memberikan dukungan untuk sembuh
Bayangkanlah perasaan orang sakit yang sendirian dan kesepian, tanpa ada dukungan dari orang lain, tentu saja hal ini membuat semangat hidupnya menurun. Akan tetapi jika ada yang membesuknya, maka seakan-akan ia merasakan adanya dukungan dan doa agar penyakitnya sembuh.

4. Mendapat jengukan akan membuat orang yang sedang sakit merasa diperhatikan dan dicintai
Perhatian, doa, dukungan, merupakan bentuk cinta yang amat diperlukan oleh para pasien. Maka, meski tak membawa buah tangan apapun, sekadar menjenguk dan menanyakan kabar saja sudah merupakan hal luar biasa yang berkesan dalam diri orang yang dijenguk.

5. Para penjenguk bisa mengambil hikmah dari sakit yang diderita oleh si pasien
Kita bisa belajar bersyukur sekaligus bersabar dengan melihat orang yang sakit. Bersyukur bahwa kita diberi kesehatan, dan bersabar apabila tertimpa musibah serupa.

6. Mendapat kesempatan untuk mendoakan orang lain
Rasulullah mengajarkan kita untuk mendoakan orang sakit sebagai berikut :
“Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh.” (HR. al-Bukhari)

7. Amal kebaikan akan kembali ke pelakunya, demikian pula keburukan.
Manakala kondisi terbalik dan kita lah yang menjadi pasien, in syaa Allah akan ada orang yang menengok untuk memberikan doa pada kita dan perhatian yang membuat kesembuhan kita semakin cepat. In syaa Allah.
Sahabat, semoga tulisan ini bisa menjadi bahan pengingat agar kita tak malas menjenguk orang sakit, terutama jika orang tersebut merupakan keluarga kandung, kerabat, atau tetangga kita sendiri. Wallaahualam. (SH)

Baca Juga: Berkah Sakit

Wakaf Sekarang