Skip to content

Kunjungan Alumni SMEA Magelang ke RST Dompet Dhuafa

Kunjungan SMEA Magelang ke RST Dompet Dhuafa

Alumni Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Magelang mengunjungi aset wakaf Dompet Dhuafa yaitu Rumah Sakit Rumah Sehat Terpadu (RST Dompet Dhuafa) di kawasan Zona Madina, Parung, Kabupaten Bogor. Sebelum berkeliling aset wakaf Dompet Dhuafa, para alumni SMEA tersebut yang berjumlah sekitar 20 orang mendapatkan paparan materi tentang wakaf di RS Qatar yang berada di kawasan yang sama, yakni Zona Madina.

Bobby Manullang, General Manager Dompet Dhuafa menjelaskan, rumah sakit berbasis wakaf yang telah memberikan manfaat ini berawal dari titik-titik layanan kesehatan di pelosok dan masjid. “Rintisan ini dulu namanya Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC),” ucapnya pada Sabtu (29/10/2022).

Baca juga: RS Rumah Sehat Terpadu Raih Penghargaan, BPJS Cibinong: RST Rumah Sakit Paling Berkomitmen

Dia melanjutkan, wakaf yang dikelola dengan profesional dan amanah dapat memberikan dampak manfaat yang luar biasa. “Berkat wakaf, kita mampu untuk meluaskan manfaat kepada pasien dhuafa dengan membangun rumah sakit berbasis wakaf,” katanya penuh keyakinan.

Tatang Soeprapto, Wakaf Planner atau Duta Wakaf

Tatang Soeprapto, Wakaf Planner atau Duta Wakaf menyampaikan untuk saling mengingatkan bekal di hari tua. “Pada sisa usia ini, apa yang lebih indah selain bersedekah dan berwakaf?” katanya saat memberikan sambutan.

Selain itu Tatang juga menyampaikan, yang paling ingin dilakukan orang yang telah meninggal hanya satu. “Yaitu bersedekah,” ujar Duta Wakaf tersebut.

Baca juga: BAKTINUSA dan DMC Gelar Pelatihan First Aid Bagi Pelajar

Hal itu Tatang sampaikan berdasarkan surat al-Munafiqun ayat 10 yang memiliki arti wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda kematianku, maka aku dapat bersedekah.

Ismail Agus Said, Consultant Wakaf Planner menjelaskan sejarah panjang mengenai awal keberadaan rumah sakit berbasis wakaf yang saat ini bernama RS RST. “Semua ini berawal dari keberanian teman-teman untuk meluaskan manfaat dengan mengoptimalkan potensi wakaf,” katanya.

Bagi Ismail, untuk berbuat baik dan menjadi manfaat kita tidak perlu ragu dan takut. “Jika niatnya baik dan apa yang dilakukan demi kebaikan, insya Allah ke depannya dimudahkan,” ucap Ismail.

Alumni SMEA berkeliling dan melihat-lihat RST Dompet Dhuafa

Acara tersebut ditutup dengan berkeliling RST Dompet Dhuafa untuk melihat aktivitas layanan kesehatan yang sedang berlangsung. Para alumni SMEA tersebut mengunjungi beberapa fasilitas kesehatan seperti ruang hemodialisa (cuci darah), rawat inap, ruang tunggu, dan lain-lain. (Tabung Wakaf Dompet Dhuafa / Hafiz)