Skip to content

Manusia yang Dipanggil oleh Semua Pintu Surga

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

manusia yang dipanggil oleh semua pintu surgaSahabat, setiap mukmin yang masuk surga akan dipanggil melalui pintu-pintu surga yang sesuai dengan amalan mereka selama hidup di dunia. Akan tetapi, ada pula orang yang dapat memilih untuk masuk dari pintu surga yang manapun yang ia kehendaki, karena seluruh pintu surga terbuka untuknya.

Salah satu hadits berikut ini bisa menggambarkan hal tersebut:

Ketika mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam mengabarkan tentang pintu-pintu surga, Abu Bakar radhiallahu ‘anhu pun menanggapi, “Wahai Rasulullah, adakah orang yang dipanggil dari semua pintu surga tersebut?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam menjawab, “Ada. Dan aku berharap engkau termasuk dari mereka wahai Abu Bakar.” (HR. Bukhari, No. 3666)

Dari jawaban Rasulullah tersebut, kita bisa mengetahui bahwa ada beberapa orang yang memiliki hak untuk memasuki semua pintu surga. Siapa sajakah manusia beruntung tersebut? Dapatkah kita menjadi salah satu di antaranya?

Berikut ini golongan manusia yang dipanggil oleh semua pintu surga:

1. Orang yang bersih dari kemusyrikan

Jika kita percaya bahwa hanya ada 1 Tuhan saja yang berhak disembah, yakni Allah, dan kita membenarkan mengenai adanya hari akhir, surga dan neraka dengan sebenar-benarnya, maka keimanan tersebut dapat membawa kita pada tiket bebas memilih masuk dari pintu surga yang manapun.

Barangsiapa mengucapkan ”Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Serta Isa adalah hamba Allah dan anak salah satu hamba-Nya. Kalimat-Nya disampaikan kepada Maryam dan ruhnya berasal dari Allah. (Ia juga bersaksi) bahwa surga adalah benar adanya, neraka juga benar adanya; niscaya Allah akan memasukkannya ke surga dari delapan pintunya manapun yang ia kehendaki.” (HR. Muslim)

2. Mendirikan shalat, menunaikan zakat serta taat pada Allah

Amat dusta seseorang yang mengaku beriman tapi tak diikuti dengan sikap ‘mendengarkan perintah dan mematuhinya’.

Ibaratnya seorang pria yang menyatakan cinta, tapi ketika sang kekasihnya meminta bunga, ia katakan, “Mm… Saya malas.”

Kekasihnya meminta cincin sekalipun terbuat dari ranting pohon saja, tapi ia malah berdalih, “Bagaimana kalau besok saja?”

Seseorang yang sudah mengaku beriman, cinta pada Allah maka haruslah bersikap sami’na wa atho’na, “Dengar dan taat”.

Allah menyuruh untuk menegakkan shalat, maka dirikanlah. Allah menyuruh untuk membersihkan harta dengan zakat, maka bersihkanlah!

“Barangsiapa menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan suatu apapun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, mendengar dan taat, niscaya Allah akan memasukkannya lewat pintu surga manapun yang ia maui.” (HR. Ahmad)

3. Wanita yang shalat lima waktu, puasa Ramadhan, menjaga kemaluan dan menaati suaminya

Ini merupakan bentuk kasih sayang Allah pada para wanita, betapa merdekanya mereka memilih pintu surga manapun untuk dimasuki hanya dengan mengerjakan 4 hal saja.

Bukankah aneh jika para wanita tidak tertarik pada penawaran dahsyat ini:

Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau.” (HR. Ahmad)

Sahabat, mudah-mudahan Allah memudahkan kita untuk senantiasa berpijak di jalanNya, dan mencintai surga yang dijanjikanNya. Jangan sampai kita seperti kebanyakan orang saat ini yang menafikan keberadaan surga bahkan menganggapnya sebagai dongeng semata. (SH)

Baca Juga: Berbagai Pintu Khusus di Surga