Skip to content

Mengapa Harus Wakaf?

Mengapa Harus Wakaf, Kenapa Wakaf, Perbandingan Wakaf Dengan Sedekah
Mengapa Harus Wakaf
Oleh: Yuniarko
(Direktur Mobilisasi Wakaf Dompet Dhuafa)

 

Ayat Al-Quran yang menjadi rujukan wakaf adalah Ali Imran 92. Kita dianggap belum mencapai kebajikan sempurna sebelum menginfakkan sebagian harta yang kita cintai. Jadi, kata kunci wakaf adalah “Cinta”. Jika seorang hamba sudah mencapai derajat Mahabbah atau Cinta kepada Allah, maka apapun akan diserahkan bagi sang kekasih, tanpa perlu berfikir dan berlogika.

Ajakan berzakat dan bersedekah disampaikan dengan iming-iming pahala 10 hingga 700 kali lipat. Namun, pahala wakaf tidak menyebutkan angka tertentu melainkan “Pahala Jariyah”, yaitu mengalir abadi hingga akhirat. Sehingga tepatlah ungkapan yang menyebutkan bahwa,

Manusia yang paling beruntung adalah mereka yang telah terputus nafasnya, namun pahalanya terus mengalir tiada henti,

Wakaf Adalah Investasi Kita

Ayat tentang zakat dan sedekah bisa disebut sebagai ayat konsumtif, sedangkan ayat tentang wakaf disebut ayat investasi. Pahala Zakat dan sedekah hanya mengalir sekali waktu sesuai dengan obyeknya yang habis dikonsumsi. Sedangkan pahala Wakaf mengalir berulang kali karena Asset Wakaf tetap terjaga keberadaannya dan terus produktif mengalirkan manfaat bagi ummat.

Hadits Muslim yang menjadi rujukan wakaf yaitu, “Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amal kebaikannya kecuali tiga perkara yaitu Sedekah jariyah atau Wakaf, anak shaleh yang mendoakan orang tuanya dan ilmu yang bermanfaat,“.

Kita rela menghabiskan harta, bahkan rela berutang demi mencari ilmu atau mendidik anak. Hal itu terjadi karena kita yakin bahwa ilmu dan anak adalah investasi yang akan menolong kita dikemudian hari. Demikian pula halnya dengan wakaf, wajarlah jika kita rela menghabiskan harta untuk membangun asset wakaf, karena yakin wakaf akan menjadi penolong di dunia hingga akhirat.

Itulah sebabnya Ayat Al Munafiqun:10 yang mengisahkan penyesalan seorang mayit didalam kubur yang minta dihidupkan kembali ke dunia barang sejenak agar ia bisa bersedekah. Bukan untuk shalat, puasa atau haji, tapi keinginannya hanya satu yaitu bersedekah, terutama wakaf.

Ada satu ungkapan bangsa Mesir yang sangat populer yaitu, “Janganlah kalian mati, sebelum kalian berwakaf.

Untuk berwakaf tidak perlu harus menunggu kaya, dengan berwakaf uang maka siapapun bisa berwakaf dan berhak menyandang gelar terhormat menjadi WAKIF atau pewakaf.

Baca Juga: Sepertinya Kamu Belum Tau, Ini Sejarah dan Fenomena Perkembangan Wakaf

Secercah Cahaya Untuk Muslim Kroasia Dengan Pembangunan Islamic Center Ojisek

Secercah Cahaya Kecil Bagi Muslim Kroasia

Di tepi sungai Drava, di sebuah kota bernama Osijek, sejarah Islam berhembus pelan seperti angin yang kembali mencari arah. Di sini, delapan abad lalu, tercatat dalam dokumen Raja Emerik nama…
Cara Gen Z Membangun Peradaban Islami Dengan Wakaf Melalui Sentuhan Jari

Membangun Peradaban Islami ala Gen Z Melalui Sentuhan Jari

Di era digital saat ini, kemajuan teknologi telah mengubah hampir segala lini kehidupan manusia, termasuk filantropi Islam khususnya wakaf. Transformasi digital dalam penghimpunan dan pengelolaan wakaf adalah keniscayaan. Jika tidak,…