Skip to content

Program Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (Wakaf Pro Sehati)

Pemanfaatan surplus wakaf juga tidak ketinggalan di bidang pelayanan kesehatan melalui program Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), sebagai salah satu kebutuhan utama masyarakat, layanan kesehatan Cuma-Cuma menjadi solusi dari semakin mahalnya biaya pengobatan akibat komersiallisasi kesehatan dan kurangnya kemampuan pemerintah kita mencover kebutuhan layanan gratis untuk dhuafa.

Wakaf bersama Zakat infak dan sedekah menjadi oase bagi ribuan masyarakat dhuafa untuk mendapatkan layanan kesehatan yang laik dan manusiawi, mereka tidak hanya diobati, tapi juga dilayani dengan senyum dan sepenuh hati.  TWI menyalurkan surplus untuk program ini sebesar Rp 55.380.695 untuk pengobatan bagi 75 orang pasien dhuafa.

Semoga manfaat wakaf produktif semakin bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia secara lebih massif. Wakaf terbukti mampu menjadi penggerak ekonomi ummat, baik asetnya maupun surplusnya, wakaf terbukti bisa menjadi penerang  Ia memiliki multi player effect seperti bola salju, makin besar aset wakaf produktif, semakin besar effect manfaat yang dirasakan, Wallahu A’lam.

Secercah Cahaya Untuk Muslim Kroasia Dengan Pembangunan Islamic Center Ojisek

Secercah Cahaya Kecil Bagi Muslim Kroasia

Di tepi sungai Drava, di sebuah kota bernama Osijek, sejarah Islam berhembus pelan seperti angin yang kembali mencari arah. Di sini, delapan abad lalu, tercatat dalam dokumen Raja Emerik nama…
Cara Gen Z Membangun Peradaban Islami Dengan Wakaf Melalui Sentuhan Jari

Membangun Peradaban Islami ala Gen Z Melalui Sentuhan Jari

Di era digital saat ini, kemajuan teknologi telah mengubah hampir segala lini kehidupan manusia, termasuk filantropi Islam khususnya wakaf. Transformasi digital dalam penghimpunan dan pengelolaan wakaf adalah keniscayaan. Jika tidak,…