Pembangunan Khadijah Learning Center Memasuki Tahap Penyempurnaan

Pembangunan Khadijah Learning Center Kini Dalam Tahap penyempurnaan

SIARAN PERS, BANTEN — Pembangunan Khadijah Learning Center (KLC) sudah memasuki tahap akhir, yakni mencapai sekitar 95 %.  KLC merupakan program wakaf produktif Dompet Dhuafa yang menjadi tempat pusat kegiatan sekolah non-formal. Program wakaf  ini dibangun di atas lahan seluas 2.300 m2 di Jl. Balai Desa No. 44, RT 3/RW 9, Rawa Mekar Jaya, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

KLC akan menghadirkan kelas menjahit, tata boga, tata rias, dan keahlian lainnya. Ini adalah salah satu ikhtiar Dompet Dhuafa untuk menghasilkan figur pengusaha yang tangguh seperti Khadijah R.A, istri Rasulullah SAW.

“KLC memiliki empat inti kegiatan: (1) tempat pelatihan vokasional; (2) tempat pelatihan kewirausahaan; (3) tempat silaturahmi produktif; dan (4) wadah konsultatif,” jelas Bobby P. Manulang selaku Kepala Divisi Pengembangan Wakaf (Rabu, 2/9/2020).

Selain sebagai kelas, KLC juga terbuka untuk umum bagi mereka yang ingin sekedar untuk mengunjungi pustaka yang tersedia. Sehingga selain silaturahmi dengan teman, masyarakat bisa juga mendapatkan literasi-literasi yang mumpuni. Disamping itu, nantinya juga akan dihadirkan ruang konsultatif seperti klinik kecil untuk konsultasi seputar kesehatan dan keluarga.

“Kelas vokasional diperuntukan bagi wanita yang putus sekolah. Kelas wirausahawan pun sama selama mereka termasuk dalam golongan dhuafa. Dan itu semua gratis. Namun karena materi dan narasumber yang dihadirkan itu mumpuni, bagi masyarakat mampu (bukan dhuafa) juga boleh menempuh pendidikan di sini,” lanjutnya.

Sejak peletakan batu pertama pembangunan gedung KLC pada tahun 2017 lalu. Saat ini, KLC sudah memiliki bangunan terpisah, semua bangunanya kini telah berdiri sempurna. Segenap tim berusaha untuk mengerjakan penyempurnaan gedung ini, sehingga akhir tahun 2020 ini dapat segera digunakan. Gedung ini sendiri mampu menampung kapasitas kurang lebih 600 orang.

“Saat ini pembangunan sudah mencapai 99%, artinya secara fisik bangunan itu sudah selesai tinggal instalasi penunjangnya seperti instalasi listrik dan air. Serta fiksasi kurikulum yang ditawarkan,” tambahnya.

Dengan merebaknya pandemi Covid-19, tempat ini nantinya sangat bermanfaat bagi dhuafa yang terdampak Covid-19. Dhuafa bisa memiliki keterampilan dan pengaturan cukup untuk bisa memilki pengalaman yang kuat di dunia kerja. Mereka tidak lagi menjadi pihak-pihak yang rentan akibat minimnya keterampilan yang dimiliki.

“Kita berupaya merubah mindset tentang wakaf. Wakaf yang awalnya diidentikan dengan kegiatan sosial ibadah seperti masjid, madrasah, dan makam. Dompet Dhuafa menghadirkan wajah wakaf yang lebih produktif dan memiliki spektrum manfaat yang lebih luas. Jadi kami berusaha untuk melayani segala sendi kehidupan masyarakat melalui objek wakaf,” pungkasnya. (Dompet Dhuafa/Fajar)

Baca juga : Dukung Berdirinya Khadijah Learning Center untuk Wujudkan 1.000 Muslimah 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *