Sedekah Magnet Rezeki

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

magnet rezeki, sedekah mendatangkan rezekiSahabat, kalau ada yang berpikir rezeki itu turun begitu saja dari langit, tampaknya belum paham bahwa diperlukan ikhtiar untuk menyongsong datangnya rezeki.
Salah satu ikhtiar dalam mencari rezeki yang sering diabaikan orang adalah bersedekah. Padahal sedekah merupakan salah satu magnet rezeki yang amat dahsyat efeknya.

Pernah melihat magnet? Semakin besar ukurannya, biasanya daya tarik magnet itu juga lebih kuat karena memiliki medan magnet yang lebih luas. Sama juga seperti itu, sedekah merupakan magnet rezeki yang perlu diperluas daya jangkauannya, agar daya tariknya jauh lebih dahsyat.

Bagaimana cara memperluas magnet rezeki? Yakni agar rezeki kita makin cepat tertarik mendekat? Ya, salah satunya adalah dengan memperbesar jumlah harta yang dikeluarkan untuk sedekah.
Jangan salah hitung! Yang perlu diperbesar bukanlah nilai uangnya, melainkan jumlah presentase dari penghasilan yang kita dapatkan tiap bulannya.

Seseorang yang mengaku telah bersedekah seratus juta tiap bulan padahal total pendapatannya setiap bulan adalah 3 Milyar, sama seperti seseorang bergaji 3 juta yang bersedekah seratus ribu Rupiah saja dalam sebulan, hanya bersedekah 3% dari penghasilannya.

Ingat bahwa sedekah berbeda dengan zakat! Zakat nilainya 2,5% dari harta dan itu WAJIB dikeluarkan karena fungsinya membersihkan harta kita. Namun untuk sedekah fungsinya berbeda dengan zakat.
Sedekah memiliki multi fungsi, bisa seperti premi asuransi yang memproteksi dari bala bencana dan penyakit, serta bisa pula menjadi magnet rezeki sebagaimana yang sedang kita bahas.

Artinya, kalau mau proteksi dan magnet rezekinya besar, sedekah 3% sungguh tidak mencukupi. Ibarat bayar premi asuransi hanya 400 ribu sebulan tapi ingin dapat uang pertanggungan 5 Milyar dan punya nilai tunai 1 Milyar, bagaimana mungkin?

Demikian juga orang yang bersedekah hanya 3% dari pendapatannya, tapi ingin mendapat hasil besar. Ingin sekeluarga sehat wal afiat, ingin tidak terjadi bala bencana kecelakaan atau kebakaran atau kebanjiran, ingin diperpanjang usia, ingin hidup bahagia, bahkan ingin masuk surga. Apakah surga begitu murah?
Orang yang bersedekah seratus juta padahal penghasilan 3 Milyar seharusnya malu pada orang yang berani mengeluarkan sedekah lima puluh ribu padahal pendapatannya hanya seratus ribu saja. Anda kalah total! 3 lawan 50! Mungkin Anda merasa dermawan, tapi sebenarnya ‘dicemooh’ malaikat sebagai orang yang kikir.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An Nasai no. 2527 dan Imam Ahmad 2: 379. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Jujurlah, uang pemeliharaan rumah, pemeliharaan mobil, bayaran listrik, bayaran sekolah, beli baju dan uang makan tiap bulan pasti lebih besar dari 3% pendapatan bukan? Jadi sebenarnya sedekah 3% tersebut jangan dianggap sebagai tabungan akhirat, bangunan rumah di surga, atau naungan Anda kelak di hari pengadilan Allah! Sungguh naif kalau dianggap demikian.

Karena ibarat naungan halte bis, sedekah 3% tersebut sebenarnya baru bangunan tiangnya saja, atapnya belum ada. Jadi Anda tak usah terheran-heran jika di akhirat kelak melihat orang yang sedekah hanya berapa ratus ribu saja namun naungannya begitu besar, sedangkan Anda yang sedekah ratusan juta naungannya kecil saja. Apa yang salah? Yaa karena sedekah itu jangan dilihat jumlahnya, tapi presentasenya dari jumlah harta yang Anda miliki, adil bukan?

Bersedekahlah minimal 20% dari penghasilan, atau lebih bagus lagi jika bisa mengeluarkan 30% dari penghasilan, dan rasakanlah perubahan luar biasa!

Efek samping sedekah minimal 20% dari penghasilan itu sungguh ‘mengerikan’. Anda dan keluarga bisa merasa lebih sehat, lebih harmonis, bahkan anehnya… Uang malah terasa lebih deras mengalir masuk.

Itu semua terjadi karena sedekah adalah magnet rezeki. Dan yang disebut rezeki bukan hanya uang atau harta benda, rezeki juga berarti kesehatan, anak-anak, kendaraan, bahkan juga ketenangan jiwa.

Sahabat, semoga kita senantiasa menyadari bahwa dalam harta kita ada bagian untuk orang lain yang merupakan hak mereka. Sehingga bersedekah dalam jumlah besar dan banyak pun tidak akan membuat kita merasa sebagai seorang yang dermawan, melainkan mengajari kita untuk makin bersyukur atas nikmat Allah. (SH)

Wakaf Sekarang