Sedekah Mempercepat Terkabulnya Doa

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Sedekah Mempercepat Terkabulnya Doa, cara agar doa lebih cepat terkabulSahabat, adakah yang memiliki hajat namun belum terwujud? Padahal siang malam sudah memanjatkan doa agar hajat tersebut dikabulkan Allah?

Memang benar kita perlu bersabar ketika doa belum terkabul. Namun kita juga bisa melakukan upaya yang sekiranya bisa mempercepat terkabulnya doa tersebut.

Ibarat sedang memancing ikan, memang benar perlu bersabar menanti umpan dimakan ikan. Akan tetapi kita juga bisa melakukan introspeksi atau evaluasi, mengapa umpan kita lambat dimakan? Jangan-jangan umpan yang kita berikan kurang menarik bagi ikan. Oleh sebab itu kita bisa mengganti dengan umpan yang lebih diminati ikan.

Dalam berdoa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalaam memberitahukan kita cara agar doa lebih cepat terkabul, yakni sebagai berikut: “Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.” (HR. Ahmad)

Sungguh luar biasa resep yang diberikan. Ketika kita ingin doa terkabul, harapan terwujud, dan segala kesulitan sirna, ternyata caranya adalah dengan mengatasi kesulitan orang lain terlebih dahulu.

Mungkin selama ini kita sekadar berdoa saja, tak mau tahu dengan kondisi orang lain. Lalu saat doa yang kita panjatkan tak jua terkabul, alih-alih introspeksi diri, kita malah marah dan kecewa.

Berangkat dari hadits di atas, semestinya kita mengevaluasi diri, jangan-jangan doa kita tak dikabulkan Allah karena kita tak pernah mau menolong orang lain. Padahal salah satu syarat datangnya pertolongan Allah adalah kerelaan kita menolong orang lain:

“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya”. (HR Muslim: 2699. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy Shahih)

Bagaimana cara menolong dan mengatasi kesulitan orang lain? Tentu saja salah satunya adalah dengan bersedekah! Dan hal ini tak bisa dilakukan asal saja. Bahkan sedekah pun memiliki tingkatan, sedekah terbaik misalnya, merupakan sedekah yang kita berikan pada kerabat dekat, bukan yang kita berikan pada orang tak dikenal yang meminta-minta di pinggir jalan.

Oleh sebab itu, cobalah mencari tahu adakah keluarga atau kerabat yang sedang menghadapi kesulitan, mungkin baru saja terkena PHK, bisnisnya bangkrut, memiliki utang, atau mengalami sakit kritis yang memerlukan bantuan finansial. Jika ada, prioritaskan mereka untuk dibantu terlebih dahulu.

”Sedekah kepada orang miskin mendapatkan satu pahala, sedangkan sedekah kepada kerabat mendapatkan dua pahala; pahala bersedekah dan pahala bersilaturahim.” (HR At-Tirmidzi).

Jika memang tidak ada keluarga dan kerabat yang sedang mengalami kesulitan, cobalah sedekahkan harta kita untuk membantu kesulitan tetangga dekat atau tetangga jauh.

Ketika orang-orang terdekat yang paling utama menerima bantuan dan sedekah kita sudah diprioritaskan namun kita masih punya kelebihan harta, kita bisa menginfakkannya untuk membantu kesulitan warga sekitar, misalnya dengan mewakafkan tanah, kendaraan, bangunan, atau sumber pengairan, yang sekiranya bisa meringankan kesusahan banyak orang.

Sahabat, in syaa Allah hajat apapun yang kita panjatkan dalam doa akan bisa Allah kabulkan selama hajat tersebut berupa kebaikan dan bukan dalam bentuk maksiat. Maka, tugas kita hanyalah terus berdoa, bersabar, dan mempercepat terkabulnya doa tersebut dengan meringankan kesulitan orang lain. Wallaahualam.

(SH)

Baca Juga: Tenangkan Hati dengan Bersedekah

 

Wakaf Sekarang