Virtual Touring Dompet Dhuafa Ramaikan Indonesia Sharia Economic Festival 2020

SIARAN PERS, JAKARTA — Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 atau yang biasa disebut Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) kembali digelar dengan mengusung konsep virtual. Kegiatan Fesyar Regional Jawa 2020 yang berlangsung pada tanggal 5-10 Oktober 2020 dengan menghadirkan lembaga ZISWAF dari seluruh wilayah Jawa. Kegiatan ini disiarkan langsung melalui Zoom Us, kanal Youtube ISEF 2020 https://www.youtube.com/watch?v=1qeo7QAbpMQ&ab_channel=ISEFIndonesia dan juga kanal Youtube Dompet Dhuafa TV https://www.youtube.com/watch?v=YEV5MGkmZzc&ab_channel=DompetDhuafaTV .

Pada Selasa (06/10/2020) pagi, dalam pagelaran Indonesia Wakaf Summit sebagai salah satu rangkaian kegiatan ISEF 2020, Dompet Dhuafa mendapatkan kesempatan pertama dalam memperkenalkan program-program unggulan wakaf yang sudah berjalan maupun dalam tahap finalisasi. Melalui konsep virtual touring, Dompet Dhuafa mengenalkan perkebunan nanas Indonesia Berdaya (Subang), sekolah akselerasi SMART Ekselensia (Bogor), Rumah Sakit yang tersebar di beberapa titik Indonesia, Pusat Belajar Mengaji (Lampung Utara), Masjid Al-Madinah (Bogor), Wisma Mualaf (Tangerang Selatan), kelas vokasional Institut Kemandirian (Tangerang), Khadijah Learning Centre (Tangerang), dan beberapa bidang tanah yang siap dibangun sesuai peruntukannya.

“Dampak pandemi jumlah pengangguran meningkat pesat. Artinya memerlukan lapangan pekerjaan yang cepat bisa menyerap keterampilan. Ada tiga sektor kunci yakni pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Ketiga sektor ini sangat diperlukan dan sangat mungkin dikembangkan dengan wakaf sebagaimana yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa,” terang Hendri Saparini selaku Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa.

Prijono selaku Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI dalam sambutannya menuturkan kegiatan ini juga untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di tataran masyarakat yang masih minim. Terlebih dengan merebaknya pandemi Covid-19, diharapkan melalui kegiatan ini mampu menjadikan dana ZISWAF sebagai instrumen ekonomi dalam menyelamatkan ekonomi masyarakat.

“Faktor keberhasilan optimalisasi (dana ZISWAF) ada tiga faktor: literasi; pengelolaan tata; dan sinergi antar stakeholder. Literasi meningkatkan pemahaman terutama terkait macam-macam wakaf. Tata kelola juga sangat penting untuk membangun kepercayaan publik. Sehingga masyarakat yakin ketika ingin melakukan donasi. Ketiga juga penting untuk implementasi program-program wakaf,” jelas Prijono.

Tessa Dian Edmira sebagai salah satu donatur wakif Dompet Dhuafa bercerita, pertama kali mengenal Dompet Dhuafa berkat seluruh campaign kebaikan yang dilakukan Dompet Dhuafa, “Hal yang menjadi pembeda, ialah Dompet Dhuafa tidak hanya memberikan donasi (uang dan modal) tetapi juga memberikan ilmu dan bimbingan untuk para penerima manfaat agar mampu mandiri”.

Ify Alyssa, Aliah Sayuti, dan Prof.Indra Uni juga turut meramaikan pagelaran kali ini bersama Dompet Dhuafa. Aliah Sayuti selaku influencer dan supervolunteer Dompet Dhuafa mengajak masyarakat dan millennial untuk memulai berwakaf. Mengingat dengan wakaf seorang akan menerima keberkahan dengan membantu memberikan manfaat pada sesamanya.

Pada akhir sesi, Dompet Dhuafa mengadakan lelang wakaf dengan menawarkan program-program wakaf untuk mengajak partisipasi masyarakat dalam bersama-sama menyempurnakan program wakaf.

Baca juga : 3 Amalan Jariah yang Pahalanya Mengalir Meski Telah wakaf

“Rasulullah SAW mengingatkan tidak akan tergelincir seorang hamba pada hari kiamat kecuali ditanya tentang empat perkara. Dia akan ditanya tentang jasadnya: untuk apa jasad itu digunakan atau dihabiskan. Akan ditanya juga tentang ilmunya, dan umurnya, maka Allah SWT akan memberikan satu pertanyaan saja. Tetapi Allah akan memberikan dua pertanyaan tentang harta, sebagai persoalan terakhir, seorang hambanya: darimana asalnya dan kemana engkau tasaruf-kan (dibelanjakan),”tutup Ustadz Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa. (Dompet Dhuafa / Foto: Fajar / Penulis: Fajar / Editor: Dhika Prabowo)

Wakaf Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *