Asturiah: Emak Pengen Bisa Lihat Jelas Tulisan Al-Quran

Ibu Asturiah sesaat setelah mendapatkan perawatan mata di RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa. (Foto: RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa)

Tak tanpa alasan, Ibu Asturiah yang akrab dipanggil “Emak Haji” ini bercerita sudah lama tidak ikut pengajian. “Mata Emak buram, ga bisa lihat Al Qur’an,” ujar Mak Haji dengan lirih.

Rumah petak di daerah Pamegarsari, Kampung Lebak Wangi, Parung, yang berukuran 3×3 tanpa ruang mandi menjadi tempat berlindung Emak. Suami yang telah lama wafat dan anak yang juga berpulang karena hilang saat pendakian menjadi alasan Emak kesepian.

Alhamdulillah, Emak Haji mendapatkan uluran tangan dari RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa di Parung, Bogor. Emak yang mengaku malu malu soal berhaji saat gadis ini juga nampak betah di rumah sakit model wakaf itu.

Emak ga mau pulang, emak di sini aja, biar Emak ada yang ngasih obat buat sebulan,” tolak Emak saat diajak kembali ke rumah oleh perawat setelah operasi katarak di mata kanannya.

Wujud membentang kebaikan Dompet Dhuafa semakin nyata dengan berdirinya sebuah bala bantuan dengan gagah. Fisik bangunan Rumah Sakit berbasis wakaf pro dhuafa ini berhasil berdiri teguh dari Wakaf Produktif yang digalakan.

Mari menjadi bagian dari donatur Wakaf untuk membantu “Emak Emak” lainnya di sebaran Indonesia melalui Wakaf Produktif untuk Dhuafa.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook

Instagram