Rumah Sewa, Aset Wakaf Produktif Properti Dompet Dhuafa

TABUNG WAKAF – Dari sekian banyak aset wakaf produktif Dompet Dhuafa, ada dua aset properti berupa kavling rumah sewa yang memiliki tipe berbeda.

Pada tahun 2002 dan 2010, Dompet Dhuafa menerima lahan wakaf di kawasan Ciater dan Ciledug. Saat itu, wakaf Dompet Dhuafa masih bagian dari organ Dompet Dhuafa bernama Tabung Wakaf Indonesia, yang saat itu mengajukan proposal kepada wakif untuk mendirikan rumah sewa.

 

1. Rumah Sewa Ciater

Tampak depan rumah sewa Dompet Dhuafa di kawasan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan. (Foto: Wakaf Dompet Dhuafa)

Tahun 2002, tanah seluas 1.113 m2 diwakafkan oleh Ibu Yeti Ramlan kepada Tabung Wakaf Indonesia. Tanah kosong yang beralamat di Kampung Ciater RT 01 RW 02, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan itu diusulkan oleh Tabung Wakaf Indonesia menjadi rumah sewa.

Dibawah arahan Dompet Dhuafa Konstruksi, pada tahun yang sama dimulailah pembangunan 12 rumah sewa. Tepat pada tahun 2014, rumah sewa dipublikasikan untuk bisa ditempati.

Dari Direktorat Wakaf selaku Nazhir, memberi tawaran untuk sewa per unit seharga 1,3 juta. Tapi tergantung pada pengelolanya,” kata Defri Ariandi, tim aset wakaf Dompet Dhuafa, saat ditanyakan sewa per-bulan untuk tiap hunian.

Menurut pihak pengelola aset wakaf Dompet Dhuafa, PT. Wasilah Nusantara, harga sewa per-unit Rp1.250.000,- per bulan. Adapun biaya tambahan hanya pada uang kebersihan dan keamanan sejumlah Rp50.000,-.

Penghuni disana ada yang bilang (harganya) terjangkau, ada yang bilang mahal. Mungkin karena pembayarannya harus per-tiga bulan mungkin ya,” kata Anwar Hadi dari PT. Wasilah Nusantara.

Rumah yang memiliki dua kamar tidur ini sudah 10 unit yang berpenghuni. Salah satu dari dua unit yang kosong masih dalam masa tunggu karena masih ditempati.

Baca juga:

Bagaimana Caranya menjadi Bagian dari Gerakan Sejuta Wakif?

Kapan Khadijah Learning Center Beroperasi?

2. Rumah Sewa Ciledug

Rumah Sewa Dompet Dhuafa di kawasan Ciledug, Tangerang. (Foto: Wakaf Dompet Dhuafa)

Rumah sewa yang semula hanya ada dua unit ini diwakafkan penuh kepada Dompet Dhuafa, sekaligus dengan tanah seluas 679 m2. Dua unit rumah sewa yang sudah berdiri itu, terletak di kavling paling depan dari tanah itu.

Tercatat, Ibu Nila Utami mewakafkan pada 2010. Tanah dan bangunan wakaf yang berlokasi di Jalan Kramat Tajur, Ciledug, Tangerang, ini lebih murah biaya sewa nya dari rumah sewa Ciater. Biaya bulanan hanya 650 ribu dan bisa dibayar per bulan sesuai dengan kesepakatan.

Proses pengerjaan memakan waktu hingga 4 tahun dan menambah 10 unit baru. Total menjadi 12 unit yang tersedia. Tahun 2014, Rumah Sewa Ciledug mulai dipublikasikan.

Mau bertanya, “Masih ada rumah yang kosong untuk dihuni?” Hmm, nampaknya harus menghubungi penjaga Rumah Sewa Ciledug ya. Penghuni silih berganti untuk Rumah Sewa ini. Kapan lagi bisa sewa rumah sekaligus berkontribusi memutar produktivitas aset wakaf produktif kan? (Tabung Wakaf/Mutia Rabbani Hanifah)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook

Instagram