Pengertian Berkah dalam Al Quran dan Hadist

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

HARTA yang berkah adalah harta yang mendatangkan kebaikan dan bertambah. Berkah (barokah) artinya ziyadatul khair, yakni “bertambah-tambahnya kebaikan” (Imam Al-Ghazali, Ensiklopedia Tasawuf, hlm. 79).

Apa itu Berkah?

Menurut bahasa, barokah (??????) artinya nikmat (Kamus Al-Munawwir, 1997:78). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:179), pengertian berkah adalah “karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia”.

Baca Juga: 3 Jalur Memanfaatkan Harta

Para ulama juga menjelaskan makna berkah sebagai segala sesuatu yang banyak dan melimpah, mencakup berkah-berkah material dan spiritual, seperti keamanan, ketenangan, kesehatan, harta, anak, dan usia.

Harta yang berkah, meskipun sedikit, akan mampu menghidupi dan mencukupi apa saja yang dibutuhkannya. Harta yang berkah tidak saja bermanfaat bagi sang pemilik harta, tapi juga orang lain bisa ikut merasakannya.

Cara terbaik agar harta berkah adalah dengan mengeluarkan zakatnya (jika mencapai nisab) dan menjadikannya sebagai sarana ibadah. Zakat, infak, sedekah, membantu sesama, menyumbang lembaga dakwah dan kemanusiaan, adalah bagian dari ibadah harta yang akan menjadikan harta kita penuh berkah.

Pengertian Berkah Menurut Al Quran dan Hadist

Berikut ini ayat dan hadits tentang harta yang berkah sekaligus mengandung pengertian harta yang berkah –yaitu bertambahnya kebaikan.

1. Surah Al Baqarah Ayat 261

“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan 7 bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui” (Al Baqarah : 261)

2. Surah Al Baqarah Ayat 245

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), Maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. (QS. Al-baqarah ; 245).

3. Hadist Riwayat Muslim

“Harta tidak akan berkurang karena sedekah, dan tidaklah Allah menambah bagi hamba yang pemaaf kecuali kemuliaan, dan tidaklah seseorang yang berlaku tawadlu’ karena Allah melainkan Dia akan meninggikannya.” (HR. Muslim).

4. Hadist Riwayat Baihaqi

“Sembuhkan penyakit kalian dengan cara shadaqah. Lindungi harta yang kalian miliki dengan zakat” (HR. Baihaqi).

Baca Juga: Melepas Hasrat Dunia, Perbanyak Sedekah Jariyah

Semoga pengertian tentang berkah ini dapat bermanfaat dan memperluas wawasan kita dalam belajar memahami agama kita.

Wallahu a’lam bish-shawabi.

Wakaf Sekarang