Skip to content

Program Beastudi Etos (Wakaf Pro Cendikia)

Selain untuk pemberdayaan ekonomi, surplus wakaf produktif TWI juga digunakan untuk pemberian beasiswa untuk 62 orang mahasiswa sebesar Rp 72.354.000.

Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia, seperti UI, IPB, ITB, Undip dan Universitas Andalas. Para mahasiswa ini berasala dari berbagai fakultas, mulai dari peternakan, teknik elektro, fisika, agronomi, teknik sipil dan lain-lain. Para mahasiswa ini mendapatkan bantuan melalui program Beastudi Etos, dimana mereka tidak hanya mendapat bantuan dana pendidikan tetapi juga mendapat bimbingan dan mentoring pengembangan diri, akademik, kegamaan dan sosial kemasyarakatan.

Beasiswa ini diambil dari sumber surplus wakaf yang memang diamanahkan oleh para wakifnya untuk program wakaf pro cendikia. Para mahasiswa penerima beasiswa ini disebut Etoser, disiapkan untuk menjadi menusia yang unggul dan mandiri.

Secercah Cahaya Untuk Muslim Kroasia Dengan Pembangunan Islamic Center Ojisek

Secercah Cahaya Kecil Bagi Muslim Kroasia

Di tepi sungai Drava, di sebuah kota bernama Osijek, sejarah Islam berhembus pelan seperti angin yang kembali mencari arah. Di sini, delapan abad lalu, tercatat dalam dokumen Raja Emerik nama…
Cara Gen Z Membangun Peradaban Islami Dengan Wakaf Melalui Sentuhan Jari

Membangun Peradaban Islami ala Gen Z Melalui Sentuhan Jari

Di era digital saat ini, kemajuan teknologi telah mengubah hampir segala lini kehidupan manusia, termasuk filantropi Islam khususnya wakaf. Transformasi digital dalam penghimpunan dan pengelolaan wakaf adalah keniscayaan. Jika tidak,…