Mengapa Saya Harus Berwakaf?

Mengapa saya harus berwakaf? Bukankah wakaf tidak wajib?
Mengapa saya harus berwakaf? Bukankah wakaf tidak wajib? (tabungwakaf.com)

Mengapa Saya Harus Berwakaf? Bukankah Wakaf Tidak Wajib

Wakaf kan tidak wajib. Tapi, apakah saya harus berwakaf?

Sahabat, walaupun wakaf bukanlah ibadah wajib, tapi harta yang diwakafkan akan banyak sekali manfaat dan kebaikannya akan terus mengalir.

Baca juga : 5 Hikmah dan Filosofi Wakaf

Ada beberapa alasan yang membuat wakaf menjadi istimewa untuk kita lakukan, diantaranya:

Walaupun wakaf bukanlah ibadah wajib seperti zakat dan haji, tetapi wakaf memiliki banyak keutamaan jika dilaksanakan seorang muslim.

Wakaf dianologikan seperti pohon. Jika dirawat dan terus dikembangkan akan terus hidup sampai bertahun-tahun lamanya bahkan akan mengahasilkan buah yang banyak serta menuai manfaat untuk orang banyak. Tapi sedekah pada umumnya seperti memberikan apel, yang jika diberikan pada satu orang maka akan habis seketika setelah dimakan.

Mengikuti Jejak Amalan Rasulullah dan Sahabat

Semasa hidupnya, Rasulullah pun juga berwakaf. Begitupun dengan sahabat-sahabat Rasulullah dan Sahabat.

Setelah Rasulullah SAW wafat, beliau tidak meninggalkan dirham, dinar, dan budak lelaki atau perempuan. Beliau tidak meninggalkan seekor bighal (yang diberi nama) al-Baidha’, senjata, dan tanah yang beliau jadikan sebagai sedekah (wakaf).” (HR. Bukhori)

Baca juga : Kisah Wakaf Sumur Utsman bin Affan RA

Membangun Sarana yang Bermanfaat Untuk Masyarakat

Hasil dari wakaf sangat banyak manfaatnya. Misalnya saja untuk pembangunan rumah sakit, sekola untuk kaum dhuafa, rumah sakit bagi yang tidak mampu, masjid untuk sara dakwah, dan lain-lain.

Bukti konkrit wakaf dapat kita lihat salah satunya dari apa yang telah dilakukan Dompet Dhuafa lakukan untuk mendirikan dan mengembangkan rumah sakit dhuafa, yang biaya pengobatannya gratis dengan fasilitas berkualitas.

Meningkatkan Ekonomi Negara Secara Makro

Salah satu contohnya yang ada di negara Turki. Wakaf mampu membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat bahkan mampu mengurangi angka belanja negara khususnya untuk kebutuhan Pendidikan. Jika konsisten dilakukan maka wakaf dapat mengangkat perekonomian makro suatu negara.

Investasi untuk Kehidupan Akhirat

Layaknya sebuah investasi, manfaatnya tidak dirasakan langsung saat itu juga. Tetapi, baru dirasakan setelah lama menanamnya. Begitupun dengan wakaf, manfaatnya adalah saat kita di akhirat. Walaupun sebenarnya saat di dunia manfaatnya bisa dirasakan oleh orang-orang yang menerima manfaat dari asset wakaf.

“Sesungguhnya di antara apa yang dijumpai oleh seorang mukmin dari amalnya dan kebaikannya setelah dia mati itu adalah ilmu yang disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkan, mushaf yang diwariskan, masjid yang didirikannya, rumah yang didirikan untuk ibnu sabil, sungai yang dialirkan atau sedekah yang dikeluarkan dari hartanya di waktu sehat dan hidupnya, semua dia jumpai pahalanya sesudah dia mati.” (HR. Ibnu Majah)

Baca juga : Meninggalkan pahala Abadi dengan Sedekah Jariyah

Pahala Wakaf Mengalir Abadi

Walaupun pewakaf sudah tiada, pahalanya terus mengalir karena memberikan hartanya untuk hal yang bermanfaat, selagi apa yang diwakakan tersebut masih ada.

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara : Sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak shaleh yang mendoakan.”

Wallauhu’alam (Nur Hafifah/Tabung Wakaf)

Wakaf Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *